Allah PASTI Mengubah Nasibmu ~ dan Ini Syaratnya | Ustadz Dr Khalid Basalamah MA

Posted on
Allah PASTI Mengubah Nasibmu
Allah PASTI Mengubah Nasibmu

Antum harus berubah kata Allah SWT “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum spai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” Q. S. [] maksud dari pada ayat ini adalah, kata sebagian ula kalau seseorang muslim dia memohon, merengek, mengadu sa Tuhannya dan meminta apapun spai dia minta menjadi seorang raja dunia akan dikabulkan oleh Allah, asal dia mau mengubah dirinya lalu Allah akan bukakan kepadanya peluang-peluang untuk mencapai apa yang sedang dia mintai lalu Allah akan bukakan kepadanya peluang-peluang untuk mencapai apa yang sedang dia mintai ini semua teman-teman hanya karena kasus kekufuran saja, malas beribadah tidak mau jadi orang baik hanya itu sederhananya lalu kenapa temen-temen apapun was-was syaithon yang mengatakan orang beriman itu susah, itu bohong semuanya demi Allah, orang beriman itu bahagia tenang, bisa mendapatkan semua dunia Allah janjikan tidak mungkin salah

kita lihat, orang-orang yang tinggal di Timur Tengah, Allah berikan kekayaan banyak orang di Indonesia juga, di Asia Tenggara yang memang beriman juga, banyak. saya berjalan dengan-dengan orang yang pergi Umrah, pergi Haji banyak orang-orang mpu dan mereka hidup bahagia, bisa jadi bukan berarti kalau kita lagi sulit, kemudian kita menganggap kita lagi disiksa sa Allah, itu memang hukuman tidak antum harus berubah kata Allah SWT maksud daripada ayat ini adalah,

kata sebagian ula lalu Allah akan bukakan kepadanya peluang-peluang untuk mencapai apa yang sedang dia mintai dan Allah sebaliknya, akan mencukupkan kebutuhan seorang hba kalau dia mengatakan, cukuplah saya begini misal, ada orang bekerja, dia dikasih sa Allah gaji juta rupiah, dimudahkan, dia diterima kerja seterusnya lalu dia mengatakan, cukuplah seperti ini keluarga saya, saya biayai , juta rupiah sudah cukup Alhdulillah. udah, ga masalah. Allah cukupkan dia dengan itu. Tapi kalau ada orang tak dengan rahmat Allah ngga, saya mau begini-begitu, saya mau berusaha, lalu merengek dan minta kepada Allah Allah akan kasih, tapi prosesnya ada karena kita di dunia ini ada proses

makanya Umar bin Abdul-Azis rahimahumullah mengatakan sungguh saya ini memiliki pribadi yang thumuh thumuh itu, orang yang selalu antusias mendapatkan yang terbaik beliau waktu menjadi masyarakat biasa, beliau minta kepada Allah agar menjadi gubernur Madinah dan beliau mengatakan, terus saya menggenjot do’a itu setiap mal spai Allah kabulkan saya menjadi gubernur Madinah. gitu kan kemudian setelah itu, saya memiliki antusias yang lebih besar untuk menjadi khalifah dan terus saya berdo’a spai Allah nobatkan menjadi khalifah padahal,

Umar bin Abdul-Azis tidak bisa jadi khalifah pada saat itu kalau sesuai dengan jalur keturunan semestinya, ada orang lain. Dia memang keturunan Bani Umayyah tapi bukan dia semestinya saat itu menggantikan khalifah tapi, Subhanallah, sebelum meninggal khalifah sebelumnya menulis surat, bahwasanya yang datang setelah saya adalah Umar bin Abdul-Azis padahal bukan dia, makanya setelah Umar bin Abdul-Azis meninggal, kembali kepada keturunan raja yang perta tapi Allah selipkan dia menjadi khalifah di situ

dan dia mengatakan, saya mendapatkan semua yang apa saya inginkan dengan thumuh saya dengan antusias saya yang besar dan saya mohon kepada Tuhan saya, spai Allah kasih. Jadi Allah kasih temen-temen sekalian. tapi bagaimana kedekatan antum kepada Allah SWT bagaimana kita merengeknya dengan Allah, bagaimana kita memohonnya dengan Allah tidak ada yang mustahil coba, terus minta spai Allah kasih karena setiap seorang hba mengucapkan, Robbana atau Allahumma atau kita mengatakan dal bahasa Indonesia Ya Allah, wahai Tuhanku begitu kita memulai memohon, itu sudah ada garis start-nya, ucapan kita ada garis finish-nya,

tinggal antum sabar spai garis finish ngga? banyak orang berdo’a baru pertengahan sudah berhenti dengan alasan, Allah belum kasih Allah mau liat, ini orang bener ga, serius ga? sa, rasionalnya gini kalo kita kuliah begitu kita sudah daftar kuliah sudah ada prediksi kita akan tat S tahun kan? ohya, semester , semester , , spai semester misalnya ini yang saya tahu, pada saat ki S di Madinah gitu ya satu tahun semester, -, – spai semester selesai S baik kita begitu daftar, perta sudah tau saya akan kuliah tahun nih sela tahun saya akan lulus jadi S, kita sudah tahu kan? kalau ada orang baru tingkat sudah berhenti kuliah, dia sendiri berhenti itu sa rasionalnya kalau orang berdo’a tuh kalau merengek sa Allah sabar spai titik klimaksnya, kita akan dapat ijazahnya, dapat apa yang kita inginkan gitu kan? tapi kalau orang terburu-buru, tergesa-gesa, dia tidak dapat.

Jadi selalu tak terhadap rahmat Allah dan itu bagian daripada ibadah. Allah SWT menyuruh kita tak dengan rahmat-Nya. Kita disuruh berdo’a dengan khaufan wa tha’an Khauf = takut dengan adzabnya Allah, jangan masuk neraka dan tak terhadap rahmat Allah, minta terus agar Allah SWT memberikan kepada kita rahmat yang luas, ditbah, diberikan karunia. Antusias teman-teman sekalian, orang mukmin itu selalu optimis. Tidak ada kata-kata pesimis, kata-kata putus asa, ngga ada kata-kata dend, berlalu, Qodarullah wa maa-syaa-a fa’ala Allah sudah takdirkan dan sudah terjadi

kata Nabi SAW, kalau terjadi sesuatu pada kalian katakan, Allah sudah takdirkan dan sudah terjadi buka lembaran baru, jalan sekarang, gitu kan? Spai kata Nabi Muhmad SAW yang memotivasi kita, kalau di tangan seseorang di antara kalian sebuah bibit (bibit pohon), dan dia tau besok kiat, tetap dia tancapkan. Sebagian ula salaf dahulu, mereka menan pohon-pohon, temen-temen sekalian, pohon-pohon yang umurnya la, seperti kelapa, tapi di sana saat itu mungkin mereka menan kurma. Kurma la tumbuhnya, gitu kan?

Mereka tan. Spai pada saat itu ada beberapa sahabat menan pohon kurma yang masih kecil, mereka pada saat itu di umur spai alis-alis mereka sudah putih dan turun menutupi matanya, sangking tuanya, – tahun. Ditanya oleh murid-muridnya, kenapa anda masih menan seperti ini, di umur seperti ini? Kata dia, Allah akan memberikan saya pahala di setiap gerak-gerik saya termasuk ini. Bagaimana dia antusiasnya, artinya ada hadist Nabi mengatakan, Tidak ada seseorang menankan sebuah pohon, kemudian ada burung yang hinggap di situ, atau manusia yang hinggap bernaung, atau mungkin hewan-hewan, ulat atau apa saja yang memakan daun atau buahnya kecuali jadi pahala buat dia. Selalu ada motivasi menjadi orang yang terbaik.

Makanya, dal masalah surga juga begitu kata Nabi SAW, kalau kalian minta surga, minta surga Firdaus. Surga yang tertinggi. Jangan bilang al saya ga cukup, nggak. Tak dengan rahmat Allah, minta yang terbaik temen-temen sekalian, kita tidak akan berubah kecuali, Allah tidak akan merubah kecuali kita yang berubah dulu menjadi lebih baik. Ini point yang harus digaris bawahi, sebuah kaedah hidup, sehingga kita harus selalu optimis, dan begitulah keadaan orang-orang beriman. Allahu a’l.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *